Sepotong asa dalam alunan angklung di bulan sabit yang menjuntai. Ada mereka, ada aku dan yang paling penat adalah ada benakku. Semuanya terjalin seperti jaring laba-laba di pojok blog ini.
Minggu, Agustus 26, 2012
Maaf
Rabu, Agustus 15, 2012
Jika benar nanti kita bertemu lagi
Selasa, Mei 15, 2012
Jika dilanda asmara ya berputar saja
Rabu, Maret 14, 2012
Adonan dalam pikiran
Jumat, Desember 02, 2011
Kalau
Kalau kau mengerti apa arti kehilangan
Mungkin kau akan memupuskan rasa ingin memiliki
Kalau kau mengerti rasa luka yang menganga
Mungkin kau akan menghindari perang terbuka
Kalau kau menikmati air mata yang tak terhitung jatuh di wajah
Mungkin kau tidak akan pernah mau bangun lagi
Kalau kau perlahan merasa berat akan rotasi hari
Mungkin kau akan segera ingin pergi ke tempat yang tak bersenyawa
Tapi itu semua sementara
Hanya perasaan, yang tertekan
Lepaslah. Seperti burung terbang tanpa beban.
Tetaplah ingin memiliki dan terus merasa luka.
Karena kita tidak akan pernah luput dari cinta.
Kuricang, 2 Desember 2011
Pk. 14.12 WIB
Tenanglah kau tenang, Uke [Alm]

