Rabu, September 14, 2011

Harga mati!


Kamu menuntut keras aku untuk jujur.

Tapi kini kamu yang telanjang bulat tidak jujur.

Sekarang aku junjung si jujur ke mukamu.

Tapi mukamu hilang entah kemana.

Kira-kira kemana mukamu hilang?

Ke muka perempuan itukah?

12 September 2011 /Senin

2 komentar:

  1. kok udah jarang nulis sech mbaa ??

    BalasHapus
  2. apa yang dapat aku lakukan, ketika jujurku suda tak mampu yakinkanmu untuk kembali..
    entah, terkadang perasaan ini selalu menghantuiku.
    menggangguku dengan bayang-bayang terkutuk antara kau dan dia!!
    kejujuran perasaanku ini, kau injak2 bersama kepingan hatiku yang telah kau remukkan.
    hatiku memberontaK!!!
    pernahkah kau mnjalani menjalani kehidupanku??
    menghabiskan satu menit dalam posisiku??
    jika belum pernah, katakan kenapa kau menghakimiku seperti ini???!!!

    BalasHapus